Senin, 24 Maret 2014

Teori Vygotsky

Nama: Muhammad Saif
Nim : 12-027
Matkul: Psikologi Pendidikan
Kelompok 9

Teori Vygotsky
Vygotsky nama lengkapnya adalah Lev Semenovich Vygotsky. Ia lahir diRusia pada tanggal 5 November 1896. Pada tanggal 11 Juni 1934 ia telah menjadiahli psikologi perkembangan di soviet dan ia mendasarkan pada psikologicultural- historis. Vygotsky telah belajar privat pada Solomon Ashpiz dan lulusdari Universitas negeri di moskow 1917.

Setelah dia meninggal pada usia yang masih dibilang sangat muda (38 tahun), pada tahun 1934 akibat menderita penyakit tuberculosis (TBC), barulah seluruh ide dan teorinya diterima oleh pemerintah dan tetap dianut dan dipelajari oleh mahasiswanya.
Kepeloporannya dalam meletakkan dasar tentang psikologi perkembangan telah banyak mempengaruhi sekolah pendidikan di Rusia yang kemudian teorinya berkembang dan dikenal luas di seluruh dunia hingga saat ini.

Asumsi Vygotsky.
            Ada 3 klaim dalam inti pandangan Vygotsky(tappan, 1998)
Keahlihan kognitif anak dapat di pahami apabila di analisi dan di interpretasikan secara development

Kemampuan kognitif dimediasi dengan kata, bahasa, dan bentuk diskursus, yang berfunsi sebagai alat psikologis untuk membantu dan mentransformasi aktivitas mental
Kemampuan kognitif berasal dari relasasi social dan di pengaruhi oleh latar belakang sosialkultural.

Zone Of Proximal Development
            Zone Of Proximal Development (ZPD) adalah istilah Vygotsky untuk serangkaian tugas yang terlalu sulit untuk di kuasai anak secara sendirian tapi dapat dipelajari dengan bantuan orang dewasa atau anak yang lebih mampu setelah anak dapat instruksi verbal atau demonstrasi, mereka menata informasi dalam struktur mental mereka, sehingga mereka akhirnya biasa melakukan tugas atau keahlihan itu tanpa bantuan orang lain.

Scaffolding
            Erat kaitannya denga gagasan Zone of Proximal Development adalah Scaffolding, sebuah teknik untuk mengubah level dukungan
Dialog adalah alat penting dalam teknik ini di dalam ZPD (John-Steiner & Mahn, 1996; Tappan, 1998)

Bahasa dan Pemikiran
            Vygotsky (1962) percaya bahwa anak-anak menggunakan bahasa bukan hanya untuk komunikasi social, tetapi juga merencanakan, memonitor perilaku mereka dengan cara sendiri. Penggunaan bahasa untuk mengatur diri sendiri dinamakan “pembicaraan batin” (inner speech) atau “pembicaraan privat” (private speech). Menurut Vygotsky private speech adalah alat penting bagi pemikiran selama masa kanak-kanak (early childhood)

            Vygotsky percaya bahwa bahasa dan pikiran pada mulanya berkembang dengan sendiri-sendiri lalu kemudian bergabung. Dia mengatakan bahwa semua fungsi mental punya asal usul eksternal atau social. Anak-anak harus menggunakan bahasa untuk berkomunikasi ke luar dan menggunakan bahasa selama priode yang agak lama sebelum transisi dari pembicaraan ekternal ke pembicaraan internal (batin)


Tidak ada komentar:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Posting Komentar